Gerak Jalan

Gerak Jalan Tradisional menempuh jarak 28 KM dari Markas Besar Komando Djawa (MBKD) Jendral Soedirman Desa Kepurun, Manisrenggo finish di Monumen Juang 45 Joggrangan Klaten.

Juara O2SN SD KALTENG 2015

Hasil O2SN Tingkat SD Cabang Olahraga Tenis Meja Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2005

Juara HUT KORPRI Kapuas

Kejuaraan Tenis Meja dan Sepak Bola Mini dalam Rangka HUT KORPRI Kabupaten Kapuas Tahun 2011

Juara Kelas 9.4

Penerimaan Raport Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas

Hasil Kejuaraan Tenis Meja Bupati Cup Kapuas Tahun 2021

Marhaban Ya Ramadhan 1447 H

Friday, February 27, 2026

Wajah Baru Simpang Adipura


Kapuas, 27 Februari 2026, Pagi di Atas Yamaha Crypton.
Baru saja tuntas menunaikan salat Subuh, udara Kapuas masih terasa sejuk dan segar. Kang Mardi langsung memanaskan mesin Yamaha Crypton tahun '97 kesayangan. Suara mesinnya yang khas menemani perjalanan pagi ini. Agenda pertama tentu saja rutinitas rumah tangga: membawa kantong sampah untuk dibuang ke tempat pembuangan sementara, memastikan rumah bersih sebelum matahari benar-benar naik.
Wajah Baru Simpang Adipura
Setelah urusan sampah beres, kang Mardi sengaja memacu motor pelan-pelan melewati Simpang Adipura. Persimpangan ini punya peran penting karena menjadi titik temu antara Jalan Pemuda dan Jalan Tambun Bungai, sekaligus memutus arus Jalan Cilik Riwut.
Ada rasa bangga melihat perubahan kota ini. Taman Adipura yang mulai dibangun akhir tahun 2025 kemarin, sekarang sudah berdiri megah dan rampung sepenuhnya.
Beberapa hal yang menarik perhatian kang mardi pagi ini:
 * Tanaman Hias: Penataannya rapi, memberikan nuansa hijau yang menyejukkan mata di tengah persimpangan jalan.
 * Area Istirahat: Tersedia kursi-kursi taman yang tampak nyaman. Rasanya cocok sekali untuk warga yang ingin duduk sejenak menghirup udara pagi.
 * Lampu Hias: Meskipun hari mulai terang, sisa pendar lampu hiasnya masih terlihat. Lampu-lampu ini benar-benar memberikan karakter modern dan estetik bagi Kota Kapuas.
Pagi yang sederhana, tapi melihat kemajuan kota sambil berkendara motor tua punya kenikmatan tersendiri. Kapuas makin hari makin tertata.
Share:

Thursday, February 26, 2026

Siswa SMPN 3 Selat Unjuk Bakat di Hari Ketiga Pesantren Ramadhan 1447 H

KAPUAS, 26 Februari 2026 – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pesantren Ramadhan, suasana di SMPN 3 Selat tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa berkumpul dengan penuh semangat untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang ditutup dengan berbagai perlombaan bakat islami.

Awali Hari dengan Spiritualitas

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan khidmat. Seluruh peserta didik mengawali agenda dengan Tadarus Al-Qur'an bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan ibadah Shalat Dhuha berjamaah. Rangkaian pembuka ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius siswa sebelum memasuki sesi kompetisi.

Penampilan Santri dalam Lomba Ceramah 7 Menit

Ajang Pembuktian Bakat dan Kepercayaan Diri

Acara utama pada hari ketiga ini adalah panggung lomba bagi para siswa. Berbagai cabang lomba digelar untuk mengakomodasi minat dan bakat yang beragam, di antaranya:

  • Lomba Adzan: Menguji kemerduan suara dan kefasihan makhraj.

  • Membaca Al-Qur'an (Tilawah): Menampilkan lantunan ayat suci dengan teknik yang benar.

  • Hafalan Surat Pendek (Tahfidz): Mengasah daya ingat dan kelancaran hafalan juz amma.

  • Kaligrafi: Menyalurkan kreativitas seni visual islami di atas kertas.

  • Ceramah 7 Menit (Kultum): Melatih kemampuan publik speaking dan penguasaan materi agama.

Para peserta terlihat sangat antusias. Meski tampil di depan teman sebaya dan dewan juri, siswa-siswi SMPN 3 Selat menunjukkan kepercayaan diri yang luar biasa saat tampil di atas panggung maupun saat merangkai garis kaligrafi.

Membangun Karakter Generasi Qur'ani

Pihak sekolah menegaskan bahwa tujuan utama dari rangkaian lomba ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan sebagai wadah pengembangan bakat siswa.

"Kegiatan ini adalah sarana bagi siswa untuk berani tampil dan menggali potensi diri yang mungkin selama ini belum terlihat di kelas reguler," ujar salah satu panitia pelaksana.

Dengan adanya Pesantren Ramadhan ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan ilmu secara teoretis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam bentuk kreativitas dan prestasi yang membanggakan.

Share:

Wednesday, February 25, 2026

Siswa SMPN 3 Selat Perdalam Ilmu Agama Melalui Pesantren Ramadhan: Fokus Pada Pergaulan Islami



 

KUALA KAPUAS – Mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H dengan kegiatan positif, SMPN 3 Selat, Kabupaten Kapuas, menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi muslim. Pada hari Rabu (25/02/2026), kegiatan berlangsung khidmat dengan fokus penguatan karakter dan akhlak remaja.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari yang diawali dengan Tadarus Al-Qur'an bersama. Lantunan ayat suci menggema di lingkungan sekolah, menciptakan suasana yang tenang dan religius. Setelah itu, para siswa dan guru melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah, sebagai bentuk pembiasaan ibadah sunnah di sela rutinitas belajar.

Tausiyah: Membangun Karakter di Era Modern

Puncak acara hari ini adalah penyampaian tausiyah yang menghadirkan Ustadzah Ranti Afifah, SE. Dalam ceramahnya yang bertajuk "Pergaulan yang Sehat dan Islami", beliau menyoroti tantangan pergaulan remaja di masa kini.

"Perilaku sehat bukan hanya soal fisik, tapi juga bagaimana kita menjaga lisan, hati, dan batasan dalam berinteraksi dengan sesama sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW," ujar Ustadzah Ranti di hadapan para siswa.

Beliau juga mengajak para siswa untuk:

  • Memilih lingkungan pertemanan yang saling mendukung dalam kebaikan.

  • Meneladani akhlak Rasulullah dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun di media sosial.

  • Menghindari perilaku negatif yang dapat merusak masa depan dan nilai-nilai religius.

Pihak sekolah berharap melalui Pesantren Ramadhan ini, siswa tidak hanya mendapatkan ilmu secara kognitif, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membentengi diri dari pengaruh pergaulan bebas.



Share:

Tuesday, February 24, 2026

Tingkatkan Imtaq, SMPN 3 Selat Gelar Pesantren Ramadhan: Fokus pada Akhlak Mulia

KAPUAS, 25 Februari 2026 – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, SMPN 3 Selat, Kabupaten Kapuas, resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi beragama Islam ini bertujuan untuk memperkuat karakter dan nilai-nilai religius murid di lingkungan sekolah.

Rangkaian Kegiatan Hari Pertama

Hari pertama dimulai dengan suasana khidmat. Setelah pembukaan resmi oleh pihak sekolah, para siswa langsung mengikuti serangkaian agenda utama:

  • Tadarus Al-Qur’an: Melantunkan ayat suci bersama untuk memperlancar bacaan dan literasi religi.

  • Sholat Dhuha Berjamaah: Melatih kedisiplinan ibadah sunnah sejak dini.

  • Tausiyah Keagamaan: Siraman rohani sebagai inti dari pembentukan karakter.

Materi Utama: Adab dan Akhlak

Puncak acara hari ini adalah tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Sarwani, S.Pd.I. Beliau membawakan materi penting mengenai "Akhlak kepada Orang Tua, Guru, dan Teman."

Dalam ceramahnya, Ustadz Sarwani menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan adab yang baik. Beliau mengajak para siswa untuk meneladani sifat Rasulullah SAW dan para sahabat dalam berinteraksi sosial.

"Seorang murid yang sukses bukan hanya yang pintar di kelas, tapi yang menundukkan pandangannya dengan hormat di depan guru, yang mencium tangan orang tuanya dengan ikhlas, dan yang lisannya tidak menyakiti teman-temannya," ujar Ustadz Sarwani di hadapan para siswa.

Harapan Sekolah

Melalui kegiatan ini, SMPN 3 Selat berharap Pesantren Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum bagi siswa untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih sopan, peduli, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama, sesuai dengan tuntunan agama.

Share:

Perkuat Akhlak Siswa, SMPN 3 Selat Gelar Pesantren Ramadhan 2026


KAPUAS – Mengawali momentum bulan suci dengan kegiatan positif, SMPN 3 Selat secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) melalui Pesantren Ramadhan pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yakni hingga Jumat, 27 Februari 2026.

Bertempat di Aula SMPN 3 Selat, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi dari kelas 7, 8, dan 9. Tujuan utama dari agenda tahunan ini adalah untuk membentuk karakter siswa agar menjadi pribadi yang lebih religius, disiplin, dan memiliki etika yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian Kegiatan Harian

Panitia telah menyusun agenda yang variatif, mulai dari pendalaman materi agama hingga perlombaan antarsiswa:

Hari/TanggalAgenda UtamaPemateri/Fokus
Selasa, 24 FebPembukaan, Pembacaan Kalam Ilahi, & Sholat DhuhaSarwani, S.Pd.I: Materi: Akhlak kepada orang tua, guru, dan teman.
Rabu, 25 FebTadarus & Ceramah AgamaRanti Afifah, SE: Pergaulan yang Sehat dan Islami.
Kamis, 26 FebGema Lomba IslamiLomba Adzan, Tartil, Kultum, dan Hafalan Surat Pendek.
Jumat, 27 FebPraktek Ibadah & PenutupanUstadz Gusti Bahriansyah, M.Pd: Tata cara Sholat Jenazah.
Ustadz Zaki: Tausiyah Buka Bersama dan Sholat Magrib Berjamaah


Share:

Monday, February 23, 2026

SMPN 3 Selat Gelar Simulasi TKA Nasional, Siswa Tetap Antusias Meski Berpuasa


KAPUAS – Setelah melalui persiapan matang di laboratorium komputer, SMPN 3 Selat resmi melaksanakan simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang terjadwal secara nasional. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 23 hingga 24 Februari 2026.

Pelaksanaan Hari Pertama

Pada pelaksanaan hari pertama, Senin (23/2), simulasi dimulai tepat pukul 09.00 WIB. Dari total 149 calon siswa TKA tahun 2026, tercatat sebanyak 82 siswa telah terdaftar di sistem untuk mengikuti simulasi. 

Semangat di Tengah Ibadah

Ada pemandangan menarik dalam pelaksanaan kali ini. Meskipun para siswa sedang menjalankan ibadah puasa, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka dalam mengerjakan soal-soal simulasi. Suasana tenang dan kondusif menyelimuti ruangan hingga kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WIB.

"Persiapan lab komputer sudah kami pastikan maksimal agar siswa tidak terkendala teknis. Melihat semangat mereka yang tetap tinggi meski sedang berpuasa adalah hal yang luar biasa," ujar salah satu perwakilan pihak sekolah.

Tujuan Simulasi

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  • Membiasakan siswa dengan sistem ujian berbasis komputer.

  • Memastikan kesiapan perangkat keras dan jaringan di sekolah.

  • Memetakan kemampuan awal siswa sebelum menghadapi TKA yang sesungguhnya.

Pihak sekolah berharap pada hari kedua besok, tingkat kehadiran siswa dapat terus meningkat dan seluruh kendala sistem dapat teratasi dengan baik.



Share:

Saturday, February 21, 2026

WASPADA: Urine Anda Adalah Cermin Kesehatan Ginjal


Banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa tubuh memiliki "sistem alarm" alami untuk mendeteksi kerusakan organ dalam. Salah satu indikator paling akurat dalam memantau kondisi ginjal adalah melalui karakteristik urine atau air seni yang dikeluarkan setiap hari.

Ginjal memiliki peran vital sebagai penyaring racun dari darah untuk dibuang melalui urine. Ketika fungsi penyaringan ini terganggu atau ginjal mulai mengalami kelelahan kronis, tanda-tanda kerusakan akan langsung terlihat pada perubahan pola buang air kecil.

Gejala yang Patut Diwaspadai

Para ahli medis memperingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan perubahan kecil saat berada di toilet. Berikut adalah beberapa gejala yang menandakan ginjal Anda sedang dalam kondisi bahaya:

  • Perubahan Tekstur: Munculnya busa atau buih yang persisten (indikasi kebocoran protein).

  • Perubahan Warna: Urine berwarna keruh, pekat, kuning tua, hingga kemerahan akibat bercampur darah.

  • Gangguan Sensasi: Rasa sakit, perih, atau panas saat buang air kecil.

  • Frekuensi Abnormal: Terlalu sering buang air kecil di malam hari, atau justru frekuensi yang sangat jarang meski asupan air putih tercukupi.

Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Kerusakan ginjal sering kali dipicu oleh kebiasaan yang dianggap sepele namun berdampak fatal secara jangka panjang. Penumpukan racun dalam tubuh biasanya disebabkan oleh:

  1. Kurangnya asupan air putih yang menghambat proses peluruhan racun.

  2. Kebiasaan menahan buang air kecil yang memicu infeksi dan tekanan pada ginjal.

  3. Konsumsi berlebih pada garam, kafein, serta minuman dengan kadar gula tinggi.

"Jangan menunggu rasa sakit yang hebat baru mulai peduli. Ginjal sering kali memberikan tanda lewat perubahan warna dan rasa saat pipis—itu adalah cara tubuh meminta tolong," ujar praktisi kesehatan dalam imbauannya.

Ginjal adalah organ yang bekerja tanpa henti. Sebelum fungsi penyaringannya hilang secara permanen, mulailah memperhatikan pola buang air kecil Anda hari ini. Deteksi dini adalah kunci terhindar dari gagal ginjal kronis.

Share:

Arsip


Followers

Recent Comment

`